Thursday, July 23, 2009

One Day at A Time

One Day at A Time: Children living with leukemia”. by Thomas Bergman... It’s a true story tentang Hanna (2 thn) and Frederick(3 thn). Mereka harus berjuang melawan penyakit yang mereka derita sepanjang hidupnya.

It is very sad story they must go to the hospital and can’t control their bleeding and they must have medicine injected into her spinal canal in order to kill all the leukemia cell. Sadly they lost almost their hair. In One Day at a Time, Hanna dan Frederick

menunjukan kita bahwa sebuah penyakit tidak seharusnya menjadi takut, malu atau merasa terkucilkan. Instead, it should be a reason for reaching out, sharing the joy, sorrows, and hopes of our lives.

Salut buat hanna dan Frederick, dengan sifat anak2nya mereka menunjukan ke kita perjuangan hidup yang mereka hadapi. Mereka harus berjuang melawan penyakitnya dengan melakukan treatment yang membuat hidup mereka lebih panjang wlaupun kita tidak tahu sampai kapan
ajal menjemput kita. Dan salut juga buat keluarga2 dekat Hanna dan Frederick yang selalu
menjaga dan mensupport mereka. Buat Hanna dan Frederick dan juga seluruh anak-anak di dunia I love you. I always pray for all the children in the world, semoga anak-anak di dunia tidak ada lagi yang menderita penyakit leukemia ataupun penyakit yanglainnya. Bahkan yang kekurangan gizi sekalipun.

Cheers for the children.
Riezal

Wednesday, July 22, 2009

Hill Park Sibolangit

Di akhir liburan selepas kondangan di pernikahan kawan kerja secara tak sengaja kita nylonong langsung pergi ke Hill Park.

Kira-kira sekitar 1 jam perjalanan dari Medan, sampai daerah pegunungan di Sibolangit dan cuma 30 menit dari Medan International School. 15 menit lagi dari sibolangit ke Brastagi.

beberapa wahana yang ada di Hill Park:
* 4D Spectaculer Theatre
* Kora-Kora (Akan Segera Di buka)
* Roller Coster
Dll

Dan disekitar Hillpark terdapat kompleks perumahan maupun vila yang tersusun rapi serta pusat jajanan yang lumayan enak...





Monday, July 13, 2009

School Librarian's Service Skills

One of the school librarian task is a service skill, here are some service skills to improve their professional

  • Ability to communicate with and understand the needs of users and a variety of ethnic, racial, and language backgrounds.
  • Training and teaching skills:
    1. They teach skills and strategies students need to learn and achieve
    2. They are partner in educating students, developing curricular and integrating resources into teaching and learning.
    3. They teach the skills students need to become effective users of ideas and information.
    4. They seek, select, evaluate, and utilize electronic resources and tools and instruct teachers and students in how to use them.
  • Understanding of the cognitive development and learning styles of users of all ages and capabilities.
  • Ability to design and implement new services.


References:

Waheed, Asif (Asif_Waheed39@yahoo.com), 9, July, 2009, Librarian Skill. (Librarianware@yahoogroup.com).

Research Foundation Paper (2008). School Library Work. Scholastic.



Friday, July 10, 2009

Web 2.0 dan hubungannya dengan Library 2.0


http://www.flickr.com/photos/xiaobi/172320206/

"Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Web_2.0)

Dalam Web 2.0, Web menjadi pusat dari gaya hidup digital yang baru kami perubahan budaya dan menyentuh setiap aspek kehidupan kita. Web yang hanya bergerak dari situs dan mesin pencari ke ruang berbagi jaringan yang menyokong kerja, penelitian, pendidikan, hiburan dan kegiatan sosial-dasarnya semua orang. Anda dan perangkat mobile dan nonmobile-PDA, MP3, laptop, ponsel, kamera, PC, TV, dll-selalu online, terhubung satu sama lain dan Web.

Hubungannya dengan Library 2.0?

Library 2.0 adalah model yang ditetapkan untuk memodrenisasikan bentuk layanan perpustakaan dari yang manual ke bentuk digital yang mencerminkan perubahan perpustakaan terhadap pelayanan yang disampaikan kepada pengguna.

Library 2.0 memang terlahir karena ide Web 2.0, suatu konsep web yang menekankan pada partisipasi pengguna melalui aplikasi yang memungkinkan para pengguna dapat berbagi dan saling melengkapi informasi.

Aplikasi blog, wiki, dan jaringan sosial seperti Facebook adalah contoh. Dalam dunia perpustakaan, teknologi itu diadaptasi salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi blog dalam mempromosikan perpustakaan itu sendiri.

Dengan aplikasi blog perpustakaan dapat dengan mudah mempromosikan library.



Refrensi:
http://www.informaworld.com/smpp/content~db=all~content=a903778288
http://sambungjaring.blogspot.com/2008/03/library-20-konsep-pengembangan.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Library_2.0